Kisah nyata, tokoh besar yang menerima karena memberi

04/12/2009

Inilah sebuah kisah nyata, yang patut kita renungi. Dimana kita bisa mendapatkan sesuatu dengan memberi terlebih dahulu. Biasa disebut dengan hukum menabur dan menuai. Dimana, kita melakukan sesuatu untuk sesuatu di luar diri kita, untuk kemudian mendapatkannya pada diri kita. Hal ini memang sudah terbukti keamppuhannya. Dalam agama Islam, sering disebut apabila sedekah yang diberikan dengan ikhlas, bukannya membuat kita menjadi miskin, akan tetapi semakin kaya !. Itu terbukti sesuai dengan janjiNYA. Begitu juga usaha yang kita berikan, seperti menolong orang, dll. Yakinlah, nantinya kita akan mendapatkan balasan yang Insyaallah lebih baik lagi, dengan berbagai cara, yang bahkan terkadang kita tidak menyadarinya. Berikut salah satu kisah yang melibatkan dua pesohor yang sangat sukses dan terkenal di dunia ini tentang hal tersebut, silahkan disimak.

Pada suatu hari seorang pemuda sedang berjalan di tengah huta, tiba-tiba ia mendengar jeritan minta tolong. Ternyata ia melihat seorang pemuda sebaya seang bergumul dengan lumpur yang mengambang, semakin bergerak malah semakin dalam ia terperosok. Pemuda A tadi hendak sekuat tenaga memberikan pertolongannya, dengan susah payah pemuda B yang terperosok itu dapat diselamatkan. Pemuda A memapah pemuda B pulang ke rumahnya.

Ternyata, rumah si pemuda kedua sangat bagus, besar, megah, dan mewah.. Ayah pemuda ini sangat berterima kasih atas pertolongan yang diberikan kepada anaknya, dan hendak memberi uang, pemuda yang pertama ini menolak pemberian tersebut. Ia berkata bahwa sudah selayaknya sesama manusia menolong orang lain yang dalam kesusahan. Sejak kejadian ini mereka menjalin persahabatan.
Pemuda A adalah seorang yang miskin, sedangkan pemuda B adalah bangsawan yang kaya raya. Si pemuda miskin ini mempunyai cita-cita untuk menjadi dokter, namun ia tidak mempunyai biaya untuk kuliah. Tetapi, ada seorang yang murah hati, yaitu ayah dari pemuda bangsawan itu. Ia memberi beasiswa sampai akhirnya meraih gelar dokter.

Siapakah pemuda miskin (pemuda A) tersebut ? Dialah Alexander Fleming, yang kemudian menemukan obat penisilin. Sementara iyu, si pemuda bangsawan (pemuda B) masuk dinas militer dan melakukan tugas ke medan perang. Ia terluka parah hingga demam sangat tinggi karena infeksi. Pada waktu itu infeksi tersebut belum ada obatnya. Para dokter mendengar tentang penisilin penemuan dr. Fleming dan mereka menyuntikkan penisilin yang merupakan obat penemuan baru ke pemuda bangasawan tersebut. Dan ternyata, berangsur-angsur demam akibat infeksi itu reda dan si pemuda itu sembuh !

Nah siapakah pemuda bangsawan tersebut ? Dialah Winston Churcil, PM Inggris yang mahsyur itu !

Dari kisah ini kita dapat melihat hukum menabur dan menuai. Dimana Fleming terkabul cita-citanya, setelah menabur kebaikan dengan menolong Churcil dahulu. Sementara itu, Churcil selamat jiwanya melalui obat dari Flaming, jadi tidak sia-sia juga bukan beasiswa yang diberikan ayah Churcil kepada Fleming ?

Sumber : ebook motivasi net

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: