Arsip untuk Uncategorized

Kuliah di kota besar, mau pintar malah jadi bodoh ?

Sebagai anak desa (baca:jauh dari ibu kota) saya sadar betul bahwa kuliah di kota jauh lebih baik daripada di desa. Hal itu bisa dimaklumi. Di kota, infrastruktur dan tenaga pengajarnya pastilah lebih bagus. Saya rasa itu adalah syarat cukup (selain usaha dari diri kita sendiri) untuk mencapai keberhasilan dalam kuliah. Namun saya baru sadar. Ternyata begitu banyak faktor x yang akan membelokkan pemikiran saya tadi.

Salah satunya adalah soal makanan. Sebagai seorang perantau, makan di warung hampir tidak terhindarkan lagi. Ini bukan hanya persoalan tak bisa memasak, tapi juga masalah waktu dan lokasi. Terkadang bila kita sedang di kampus, atau bila kita pulang malam, kita makan di warung. Namun sesungguhnya, bukan kegiatannya yang membuat kita tidak sukses. Namun, apa yang kita makan.

Makanan di warung-warung (apalagi makanan cepat saji) memakai banyak bahan kimia yang tidak baik untuk tubuh dan juga memakai vetsin. Vetsin inilah sumber ketakutan saya. Dari desas-desus yang saya dengar, vetsin secara tidak langsung dapat membuat kita menjadi bodoh. Dengan vetsin kita bisa malas, dan mengalami penurunan kemampuan berpikir. Sehingga, usaha kita untuk belajar di kota untuk menjadi pintar, bisa-bisa hasilnya malah berbalik 90 derajat. Kita bisa-bisa malah jadi bodoh.

Karena itu, saya sangat mengharapkan warung-warung menggunakan penyedap alami. Ini juga demi masa depan kita. Akan tetapi, bagaimanapun juga, setiap sukses yang ingin kita raih, harus ada harga yang kita “bayar”. Mungkin, selain waktu dan uang, hal tersebut juga termasuk salah satu bayarannya. Semoga saja kita bisa menghindarinya dengan sebaik-baiknya.

Tinggalkan sebuah Komentar